Begini Perbedaan Rukun Wudhu Menurut 4 Mazhab

  • Bagikan
Foto: Ilustrasi wudhu/Pixabay

PORTAL SATRIA – Sebelum menjalankan ibadah Salat, umat Islam diwajibkan untuk wudhu dengan cara bersuci menggunakan air yang berkaitan dengan wajah, kedua tangan, kepala, dan kaki.

Dalam pelaksanaannya ada perbedaan rukun wudhu menurut 4 madzhab. Terelepas dari iitu semua sekapat tentang dalil diwajibkannya wudhu untuk melaksanakan shalat terdapat dalam firman Allah Surah Al-Maidah ayat 6:

Baca Juga: Abbas ibn Firnas, Ilmuwan Pertama Penemu Mesin Penerbangan di Dunia dari Andalusia

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْن

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki.” (Q.S. Al-Maidah ayat 6) Dalam buku Panduan Lengkap Shalat Menurut Empat Madzhab, berikut ini perbedaan rukun wudhu menurut 4 madzhab dapat diterangkat secara lebih rinci:

Pertama, niat, yaitu menyengaja untuk melakukan suatu pekerjaan, niat dilakukan ketika pertama kali mencuci wajah. Semua ulama sepakat bahwa niat termasuk dari rukun wudhu kecuali Hanabilah (Pengikut Madzhab Hanbali/Imam Ahmad bin Hanbal) berpendapat bahwa niat adalah syarat, oleh karena itu niat dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.

Kedua, mencuci kedua telapak tangan tiga kali. Menurut Hanabilah wajib mencuci kedua telapak tangan terutama ketika bangun tidur. Dan berdosa bagi yang meninggalkannya meskipun wudhunya dianggap sah.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Tutup Siaran TV Analog usai Mengudara Lebih dari 60 Tahun

Ketiga, berkumur yaitu memasukkan air ke dalam mulut dan menggerak-gerakkan ke kanan dan ke kiri di dalam mulutnya.

  • Bagikan